Sensor Arus SCT-013 dan Tegangan ZMPT101B Arduino

Pada artikel kali ini saya akan menjelaskan mengenai bagaimana cara membuat sebuah alat ukur tegangan, arus, dan daya AC menggunakan sensor arus SCT-013 dan sensor tegangan zmpt101b arduino. Dari komponen sensor tegangan dan arus, kita dapat menjadikannya untuk mengukur daya atau menjadi wattmeter.

Wattmeter adalah instrumen pengukur daya listrik yang merupakan kombinasi voltmeter dan ampermeter. Hasil pengukuran dari sensor Arus SCT-013 dan sensor tegangan zmpt101b akan saya tambahkan rumus P = V x I dimana,

P = Daya Listrik dengan satuan Watt (W)
V = Tegangan Listrik dengan Satuan Volt (V)
I = Arus Listrik dengan satuan Ampere (A)

Sensor ZMPT101B

ZMPT101B adalah module yang digunakan untuk mengukur Tegangan AC 1 Fasa. Sensor ini dirancang dengan menggunakan transformator sehingga hanya dapat digunakan untuk membaca tegangan AC.

sensor arus dan tegangan arduino

Sensor SCT-013

SCT-013 merupakan module sensor yang menggunakan sistem non kontak terhadap rangkaian listrik yang juga disebut dengan sistem Non-Invasive. Sensor ini mudah dilepas dan dipasang pada suatu beban rangkaian hanya dengan dipasang pada salah satu kabel saja. sensor arus SCT-013 digunakan untuk mengukur AC

sensor arus dan tegangan arduino

BACA JUGA : Membuat simulasi arduino pada program proteus

Komponen yang digunakan

  • Arduino Uno/Mega/Nano. disini saya menggunakan mega 2560
  • Lcd i2c
  • Kabel jumper
  • Breadboard
  • SCT-013
  • Sensor zmpt101b
  • Stop kontak
  • Steker
  • Kabel listrik
  • resistor 10k
  • Elco 10μF

Rangkaian sensor arus dan tegangan arduino

sensor arus dan tegangan arduino

Untuk mengetahui berapa nilai resistor pada rangkaian diatas silahkan dibaca artikel saya sebelumnya DISINI

Library sensor arus dan tegangan arduino

Sebelum masuk ke pembuatan sketch program alat ukur tegangan, arus, dan daya AC, silahkan anda download library nya terlebih dahulu yang sudah saya sediakan dibawah ini :

Sketch program

#include <LiquidCrystal_I2C.h>
#include "EmonLib.h" // Include Emon Library
#include "Wire.h"
LiquidCrystal_I2C lcd(0x3F, 16, 2);
EnergyMonitor emon1;
float Vrms;
float Irms;
void setup()
{
 &nbsp;lcd.begin();
 &nbsp;lcd.print("Praktek Otodidak");
 &nbsp;delay(1000);
 &nbsp;Wire.begin();
 &nbsp;Serial.begin(9600);
 &nbsp;emon1.voltage (2,230,26,1,7); 
 &nbsp;emon1.current (1,100.1);
}
void loop()
{
 &nbsp;Irms = emon1.calcIrms(1185);
 &nbsp;emon1.calcVI(20,2000);
 &nbsp;Vrms = emon1.Vrms;
 &nbsp;if(Vrms < 0,5
 &nbsp;){
 &nbsp;&nbsp;&nbsp;Vrms = 0;
 &nbsp;&nbsp;&nbsp;}
if(Irms < 0.01){
 &nbsp;Irms = 0;
 &nbsp;}
 &nbsp;lcd.setCursor(9,0);
 &nbsp;lcd.setCursor(0,1);
 &nbsp;lcd.print(Vrms);
 &nbsp;lcd.print("/");
 &nbsp;lcd.print(Irms);
 &nbsp;lcd.print("/");
 &nbsp;lcd.print(Vrms*Irms);
 &nbsp;lcd.print("/");
 &nbsp;}

Begitulah cara membuat alat ukur tegangan, arus, dan daya AC Arduino menggunakan sensor SCT-013 dan zmpt101b. Untuk lebih jelasnya, silahkan anda tonton video yang sudah saya upload di channel youtube atau video di bawah ini !!!

Semoga bermanfaat …..😉

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top