3 Cara Backup Settingan Mikrotik

Pada kesempatan kali ini saya akan share cara backup settingan mikrotik melalui terminal winbox. Dengan melakukan backup mikrotik merupakan hal yang sangat penting untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.

Ada tiga cara backup settingan mikrotik yaitu :

  • Backup & Restore Menggunakan Winbox, merupakan tipe backup binary yang mana cara ini lebih mudah dan simpel, namun dikhususkan untuk perangkat baru dengan tipe model perangkat yang sama.
  • Export Import Script Menggunakan Terminal, merupakan tipe file script (.src) yang dapat di edit dan di restore ke perangkat mikrotik yang berbeda tipe
  • Backup & Restore Mikrotik pada Cloud Server, fitur baru yang tambahkan di RouterOS mikrotik yang berfungsi untuk memudahkan backup & restore settingan MikroTik di versi terbaru 6.44 keatas, hasil backup perangkat tersimpan pada cloud server mikrotik.

Perbedaan file .backup dan .src

1. File Backup

  • Backup binary tidak bisa di edit, namun lebih mudah dalam melakukan backup & restore settingan MikroTik
  • Hanya bisa digunakan pada tipe model perangkat yang sama.
  • Jika File Backup dibuka menggunakan notepad, maka hanya terdapat bahasa pemrograman yang sulit di pahami
  • File backup hanya digunakan untuk menyimpan dan mengembalikan seluruh data yang ada pada Mikrotik

2. File .src

  • Hasil konfigurasi yang telah dibuat bisa dibuka menggunakan notepad
  • Konfigurasinya dapat dismpan secara menyeluruh atau hanya sebagian.
  • Dapat digunakan untuk melihat konfigurasi Mikrotik dalam bentuk script (command line).
  • Dapat di Copy-Paste melalui terminal pada perangkat mikrotik yang berbeda tipe
  • Sama seperti fungsi Backup – Restore, file .src ini juga bisa digunakan untuk import konfigurasi Mikrotik

Backup & Restore Menggunakan Winbox

Cara pertama dalam melakukan backup settingan mikrotik yaitu menggunakan tipe backup binary dengan metode Backup & Restore. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa tipe backup binary ini lebih mudah dan simpel, namun dikhususkan untuk perangkat baru dengan tipe model perangkat yang sama.

Contoh, jika anda ingin memindahkan settingan routerboard mikrotik dengan tipe rb941 ke dalam mikrotik yang baru dengan tipe yang sama yaitu rb941, maka kita dapat melakukan backup-restore dengan cepat. Hasil dari settingannya pun akan sama persis dengan perangkat sebelumnya.

Lain halnya jika anda ingin backup – restore ke tipe perangkat yang berbeda, maka biasanya akan terjadi masalah di interface/port dan file enkripsinya tidak bisa diedit. Adapun cara melakukan backup & restore mikrotik menggunakan winbox adalah sebagai berikut :

Backup Konfigurasi MikroTik di Winbox

  • Buka WinBox lalu klik menu “Files”.
  • Pada jendela “Files” klik tombol “Backup“.
  • Lalu isi nama file dan passwordnya.
  • centang “Don’t Encrypt“ jika anda tidak menginginkan untuk menggunakan password, karena apabila tidak di centang maka file backup tersebut tidak bisa di restore
  • Setelah itu klik “Backup“.
cara backup settingan mikrotik
  • Setelah file backup dibuat maka akan muncul dalam menu File list.
  • Simpan file backup tersebut dengan cara download atau Drag ke folder komputer anda.
  • Ubah nama file tersebut agar mudah diingat
cara backup settingan mikrotik

Restore Konfigurasi MikroTik di Winbox

Setelah file backup tersebut sudah tersimpan, langkah selanjutnya adalah melakukan restore. Adapun caranya adalah sebagai berikut :

  • Buka WinBox lalu klik menu “Files”.
  • Buka folder tempat file backup tersebut disimpan
  • Copy-paste atau Drag file backup tersebut dari folder menuju file list pada menu mikrotik.
  • Jika file backup sudah ada di list file, klik untuk memilih file backup tersebut
  • Terakhir klik tombol “Restore” lalu Router akan restart dengan sendirinya
  • Setelah sudah direstart, maka settingan sudah di kembalikan
cara backup settingan mikrotik

Export-Import Script Menggunakan Terminal

Cara yang kedua dalam melakukan backup settingan mikrotik yaitu menggunakan terminal. langkah pertama kita akan membuat file rsc yang berisi konfigurasi Mikrotik. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

Membuat file rsc konfigurasi Mikrotik

Untuk membuat file rsc yang berisi konfigurasi Mikrotik disini, saya akan menjabarkan secara  dua bagian yaitu :

  • Backup secara keseluruhan
  • Backup konfigurasi secara spesifik

Mari kita bahas satu persatu ..

1. Cara backup secara keseluruhan

Pada tahap ini merupakan metode untuk mengexport seluruh konfigurasi mikrotik dengan ekstensi tipe file script *.rsc

  • Buka WinBox lalu klik menu “New Terminal”.
  • Setelah itu ketikan script di bawah ini :
<strong>export file=all_Backup</strong>
cara backup settingan mikrotik


2. Cara backup konfigurasi secara spesifik

Disini saya akan mencontohkan metode backup secara spesifik hanya pada konfigurasi  ( IP ARP ). Jika Anda ingin backup konfigurasi yang lain, maka tinggal merubah nama submenu (ARP) dengan submenu yang ingin anda backup.

  • Buka WinBox lalu klik menu “New Terminal”.
  • Setelah itu ketikan script di bawah ini :
<strong>ip arp export file=arp_backup</strong>
cara backup settingan mikrotik
  • Buka menu file lalu lalu anda akan melihat hasil export konfigurasi mikrotik
  • Simpan file backup tersebut dengan cara klik kanan lalu pilih download atau Drag ke folder komputer anda.
  • Buka aplikasi Notepad atau text editor lainya, maka akan tampil konfigurasi CLI
  • Backup settingan tersebut dengan cara melakukan copy paste konfigurasi CLI tersebut di Terminal MikroTik yang lain.

Begitulah cara backup konfigurasi mikrotik dengan Terminal. Adapun alternatif lainnya, anda dapat melakukan metode import seperti cara pertama yaitu Backup – Restore. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

Import hasil export konfigurasi mikrotik 

  • Buka WinBox lalu klik menu “New Terminal”.
  • Setelah itu ketikan script di bawah ini :
<strong>import file-name=all_Backup.rsc</strong>

Backup & Restore Mikrotik pada Cloud Server

Cara terakhir dalam melakukan backup settingan mikrotik yaitu menggunakan Cloud. Jika anda sudah menyimpan file backup settingan mikrotik ke perangkat lain pada PC/Laptop, maka cara ini tidak diperlukan, namun saya menyarankan untuk tetap menyimpan file backup pada Cloud Server. Hal ini karena jika anda diharuskan untuk melakukan Netinstall pada Router, maka file backup yang berada pada “file list” tersebut akan ikut terhapus.

Agar fitur ini dapat berjalan dengan baik, maka pastikan untuk tidak melakukan filtering terhadap protocol dan port UDP/15252 dan TCP/15252 lalu Upgrade Router OS ke versi terbaru yang dapat didownload pada halaman Mikrotik.com.

Adapun langkah-langkah backup & restore settingan mikrotik pada cloud server adalah sebagai berikut :

Backup Konfigurasi ke Cloud MikroTik

  • Buka WinBox lalu klik menu “Files”.
  • Lalu pilih tab “Cloud Backup“,
  • Setelah itu klik tombol “Upload Backup“.
  • Pada parameter pilih “Action : create and upload”
  • isi password yang di inginkan pada kolom “Password“.
  • Terakhir Klik ”Start”
  • Jika satutus nya sudah ”finished” maka akan muncul daftar backup yang sudah di upload ke cloud mikrotik

Apabila ingin melakukannya via Terminal, maka anda dapat mengetikkan perintah berikut :

/system backup cloud upload-file action=create-and-upload password=password_anda

Restore Konfigurasi ke Cloud MikroTik

  • Buka WinBox lalu klik menu “Files”
  • Lalu pilih tab “Cloud Backup“
  • Klik dua kali pada nama file backup yang sebelumnya dibuat dan diupload.
  • Setelah itu klik tombol “Download“.
  • Setelah sukses, file backup akan muncul di storage mikrotik Anda.
  • Restore file backup dapat dilakukan pada tab “File” dengan password yang sebelumnya diberikan.

Apabila ingin melakukannya via Terminal, maka anda dapat mengetikkan perintah berikut :

/system backup cloud print
/system backup cloud download-file action=download number=0

Tambahan : Anda juga dapat mendownload hasil backup dari router mikrotik lain, namun anda harus mengetahui dan mencatat “secret-download-key“ pada router mikrotik sebelumnya. Setelah itu ketikkan perintah berikut pada router mikrotik yang baru.

/system backup cloud download-file secret-download-key="KQDVod3G3WxIdck8C3kqpjG" action=download

Begitulah cara melakukan backup settingan mikrotik. Semoga bermanfaat ..

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top