Bentuk algoritma pemrograman

Setelah kita belajar mengenai Struktur dasar algoritma, maka pada artikelkali ini kita akan belajar Bentuk algoritma pemrograman. Algoritma adalah rangkaian instruksi komputer atau langkah-langkah proses logis untuk memecahkan suatu permasalahan tertentu. Adapun bentuk dasar dari algoritma pemrograman adalh sebagai berikut.

Bentuk algoritma pemrograman

Ada tiga bentuk dasar dalam pembuatan algoritma pemrograman yaitu natural language atau bahasa natural, pseudocode language adalah bahasa yang mendekati pemrograman, dan flowchart atau bagan alur Mari kita bahas satu persatu.

Natural Language

Bahasa natural merupakan salah satu bentuk penyajian algoritma yang paling sederhana sehingga mudah dipahami oleh orang awam. Bahasa natural adalah bahasa yang mendekati bahasa manusia.

Bentuk algoritma pemrograman pada penulisan Bahasa Natural

Judul
Algoritma Menampilkan angka 1 – 10
{algoritma menampilkan angka dari 1 – 10 }
Deskripsi
Tetapkan variabel x sebagai tipe data integer
Algoritma
Beri nilai x = 1
Selama lebih kecil sama dengan 10, maka tambahkan x dengan nilai x + 1
Cetak nilai x
selesai

Contoh lain yang ditulis dalam bentuk bahasa natural dalam menjumlahkan dua bilangan :

Mulai
Inisialisasi variabel hasil, A dan B
Masukan nilai A
Masukan nilai B
Hitung hasil=A+B
Tampilkan hasil
Selesai

Flowchart

Flowchart adalah presentasi grafis untuk menggambarkan proses spesifik sebuah algoritma. Algoritma ini dibuat dengan menggunakan bentuk gambar dan simbol yang dapat dibaca serta dipahami secara logis.

Sebelum membuat flowchart, kita harus memahami dulu simbol simbol flowchart yang akan digunakan, walaupun keseluruhan simbol tidak digunakan dalam satu algoritma. Berikut ini tabel simbol flowchart

Bentuk algoritma pemrograman

Bentuk algoritma pemrograman pada penulisan Flowchart

Jika dalam bahasa natural dengan contoh cara penulisan algoritma Menampilkan angka 1 – 10, maka dengan bentuk flowchartnya bisa dilihat dibawah ini :

Bentuk algoritma pemrograman

Adapun Contoh lain dari Flowchart adalah sebagai berikut :

Bentuk flowchart untuk menghitung N!

Nilai faktor dari N adalah 1×2×3×⋯×N. Dengan input adalah sebuah bilangan bulat N

Yang terpenting dalam memahami alir bagan atau flowchart adalah tanda panah pada algoritma tersebut. Dengan begitu setidaknya kita paham alir dari algoritma yang berjalan.

Pseudo Language

Penulisan algoritma yang terakhir adalah pseudo atau Pseudocode. Pseudo language merupakan penulisan algoritma yang mendekati instruksi bahasa pemrograman. Pseudocode adalah deskripsi dari algoritma pemrograman komputer yang menggunakan konvensi struktural dari suatu bahasa pemrograman , yang ditujukan agar dapat dibaca oleh manusia dan bukan oleh mesin. Pseudocode bisa diolah oleh komputer jika sudah mengikuti aturan penulisan dari bahasa pemrograman. Penulisan dari pseudo language mirip dengan bahasa pemrograman seperti C, pascal atau bahasa bahasa pemrograman lainnya. 

Bentuk algoritma pemrograman pada penulisan pseudo language

Penulisan dari pseudo language lebih simpel dan langsung pada akar permasalahannya. Kita lihat implementasi penulisan pseudo language pada kasus bentuk penulisan sebelumnya.

Judul
Algoritma_Menampilkan_angka1-10
{algoritma menampilkan angka dari 1 – 10 }
Deskripsi
Integer x 
Algoritma
x = 1
For (x <= 10, x++)
print(x)
selesai

Adapun contoh lain dari Pseudocode :

Judul: Program hitung_luas_segitiga
Deskripsi
var luas, alas, tinggi : integer;
Implementasi
alas ← 25 ; tinggi ← 30 ;
luas ← ½*alas*tinggi
write (luas)

Begitulah tiga bentuk dasar dalam pembuatan algoritma pemrograman beserta contohnya. Semoga bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top