Cara menggunakan sensor LDR Arduino

Pada tutorial kali ini kita akan belajar cara menggunakan sensor LDR dengan Arduino dan LCD, pada artikel ini saya akan menerangkan banyak hal, mulai dari pengenalan Sensor LDR, skema rangkaian, Program dan hasil uji coba. Silahkan dibaca dengan seksama.

BACA JUGA : Menghubungkan Sensor TDS Arduino dan LCD 16×2

Pengertian Sensor LDR

Light Dependent Resistor atau disingkat dengan LDR adalah salah satu jenis resistor yang nilai hambatannya dipengaruhi oleh cahaya di sekitar. LDR terbuat dari cadmium sulfida, yaitu suatu bahan semikonduktor yang resistansinya berubah-ubah menurut banyaknya cahaya (sinar) yang mengenainya. Jadi jika semakin gelap atau cahaya yang masuk pada lingkungan sensor LDR sedikit, maka resistansi yang dimiliki LDR akan semakin besar, sebaliknya jika semakin banyak cahaya pada lingkungan sensor, maka akan semakin kecil resistansi yang dimiliki sesnor tersebut.

Aplikasi penggunaan Sensor LDR

LDR masuk dalam kategori LDR sebagai sensor, karena dapat mengeluarkan output yang dapat digunakan untuk mengontrol sesuatu. Oleh karena itu LDR bisa menyalakan dan mematikan lampu dengan otomatis. Berikut ini merupakan penggunaan atau aplikasi yang bisa dibuat dengan menggunakan sensor LDR.

  • Penerangan lampu jalan
  • Saklar otomatis berbasis cahaya
  • Lampu emergency
  • Tracker cahaya matahari
  • Robot line follower
  • Lampu taman otomatis
  • Penerangan kantor atau rumah
  • dll

Cara menggunakan sensor LDR dengan Arduino

Dalam menggunakan Sensor LDR dengan Arduino, kita membutuhkan beberapa langkah yaitu :

  1. Persiapan komponen
  2. Skema rangkaian
  3. Pembuatan Program
  4. Pengujian

Persiapan komponen

Adapun komponen dalam menggunakan sensor LDR dengan Arduino pada project kali ini adalah sebagai berikut :

  • Arduino 
  • Breadboard 
  • Sensor cahaya LDR 
  • Resistor 10k 
  • Kabel jumper

Skema Rangkaian Sensor LDR Arduino

Berikut ini merupakan rangkaian dalam menggunakan sensor LDR dengan Arduino.

cara menggunakan sensor LDR dengan Arduino

Penjelasan Rangkaian

  • Hubungkan 5V dan GND dari Arduino ke Breadboard.
  • Setelah itu pasang kaki kiri LDR ke 5V
  • Kaki kanan LDR dihubungkan ke pin A0 Arduino.
  • Hubungkan kaki kiri resistor diantara kaki kanan LDR dan GND arduino.
  • Pasang kaki kanan resistor ke GND.
  • Untuk LED, ada pada board Arduino yang terhubung ke pin 13
  • Hubungkan 5V dan GND dari Breadboard ke 5V dan GND pada LCD
  • Terakhir pasang pin A4 ke kaki SCL dan A5 ke kaki SDA pada LCD

Program sensor LDR dengan arduino

Sekarang kita akan membuat program Arduino yang akan melakukan Lampu LED menyala ketika keadaan gelap dan mati ketika keadaan terang. Untuk menggunakan sensor LDR dengan Arduino, kamu bisa gunakan sketch program dibawah ini:

//*Lampu Otomatis menggunakan LDR
//From : https://praktekotodidak.com/

#include <LiquidCrystal_I2C.h>
LiquidCrystal_I2C lcd(0x27, 16, 2); 

int sensorPin = A0;
byte led = 13;
int sensorValue = 0;

void setup() {
  pinMode(led, OUTPUT);
  Serial.begin(9600);
  lcd.begin();
  lcd.print("   Sensor LDR");
  lcd.setCursor(0, 1);
  lcd.print("Praktek Otodidak");
  delay(3000);
  lcd.clear();
}

void loop() {
  sensorValue=analogRead(sensorPin);
  Serial.println (sensorValue);
  float voltage =sensorValue * (5.0/1023.0);
  Serial.println(voltage);
 
  lcd.setCursor(0,0);
  lcd.print("Nilai LDR: ");
  lcd.print(sensorValue);
  lcd.setCursor(0,1); 
  lcd.print ("Tegangan: " );
  lcd.print(voltage);

  if(voltage<=1){
  digitalWrite (led, HIGH);
  }
  else if (voltage>=1){
  digitalWrite(led, LOW);
  }
  delay(1000);
}

Penjelasan Program

  • int sensorValue = 0; membuat variabel nilai LDR, dan akan membaca nilai mulai dari 0.
  • int sensorPin = A0; nilai yang dibaca oleh pin A0 dengan analogRead disimpan di sensorValue.
  • pinMode(led, OUTPUT); memilih mode OUTPUT untuk pin yang disimpan di variabel LED.
  • float voltage =sensorValue * (5.0/1023.0); membuat variabel ”voltage” dalam bentuk float, lalu nilai dari sensorValue dikalikan dengan (5.0 / 1023.0) agar menghasilkan nilai voltage.
  • Serial.begin(9600); digunakan agar Arduino bisa berkomunikasi dengan Komputer.
  • sensorValue=analogRead (sensorPin); menyimpan nilai yang dibaca oleh sensor LDR kedalam variabel nilaiLDR.
  • Serial.println (sensorValue); digunakan untuk menampilkan teks nilai LDR pada Serial Monitor.
  • Serial.println(voltage); untuk menampilkan nilai yang dibaca oleh sensor LDR
  • if(voltage<=1) jika sensor membaca nilai tegangan kurang dari 1
  • digitalWrite (led, HIGH); lampu LED menyala
  • else if jika tidak
  • digitalWrite(led, LOW); lampu LED mati

Langkah-langkah Pengujian

  • Rangkailah komponen seperti gambar diatas
  • Buka software arduino IDE lalu masuk ke menu tools>Boards> lalu pilih Board dan Port yang sesuai
  • Upload kode program diatas.
  • Silahkan uji coba dan lihat perbandingan nilai sensor LDR dan Voltagenya :
  • Lakukan uji coba dengan menutup sensor LDR agar tidak ada cahaya masuk. Jika dalam keadaan tidak ada cahaya, maka nilai resistansi akan membesar dan tegangan akan mengecil. Pada kondisi ini jika sensor membaca nilai tegangan kurang dari 1, maka lampu LED yang terdapat dalam board Arduino akan menyala
  • Jika sensor tidak ditutup dan ada cahaya disekitar sensornya, maka nilai resistansi akan mengecil dan tegangan akan membesar. Paa kondisi ini jika nilai tegangan pada sensor lebih dari 1 maka lampu LED akan mati.

Begitulah cara menggunakan sensor LDR Arduino dan LCD. Pada artikel ini merupakan tutorial dasar yang bisa anda kembangkan untuk berbagai aplikasi penggunaan. Salah satu nya silahkan dibaca juga tutorial sensor LDR dan Arduino untuk kontrol Lampu 220V

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top