Firmware : Pengertian, Fungsi, Jenis, Perbedaan Dengan Software

Selain perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software), pada dunia komputer ada juga istilah yang namanya firmware. Ketiganya saling melengkapi sehingga membuat komputer dapat berfungsi dengan baik. Banyak orang menyamakan istilah Firmware ini dengan perangkat lunak atau software, walaupun sebenarnya kedua istilah tersebut memiliki fungsi berbeda.

Pengertian dan Fungsi Firmaware

Firmware (perangkat tegar) adalah suatu program yang terintegrasi pada setiap unit perangkat keras (hardware) serta memiliki identitas,fungsi hingga kontrol terhadap perangkat keras tersebut.

firmware adalah

Jika diibaratkan fimware ini mirip dengan sistem operasi komputer, sebuah komputer tidak akan berfungsi dengan baik jika tidak ada sistem operasi didalamnya. Begitu juga dengan fimware, sebuah hardware tidak akan bekerja jika tidak ada fimware didalamnya.

Berdasarkan dari pengertian fimware itu sendiri, dapat kita ketahui bahwa fungsi utama dari fimware adalah untuk mengontrol perangkat keras. Hal ini karena firmware berisi berbagai instruksi untuk mengontrol, memfilter, dan mengatur traffic data yang terdapat di dalam perangkat lunak.

Kelebihan dan Kekurangan Firmware

Berikut ini merupakan kelebihan dari firmware :

  • Meningkatkan perfoma suatu perangkat elektronik. Misalnya pada sistem smartphone, sering merekomendasikan untuk mengupgrade firmware yang tujuannya untuk meningkatkan kinerja
  • Dapat digunakan untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi pada sistem seperti bug atau error pada file sistem pada suatu perangkat.
  • Digunakan untuk menginstall aplikasi tertentu, dimana aplikasi tersebut membutuhkan OS (Fimware) yang lebih dari sebelumnya.

Selain memiliki kelebihan yang sangat bermanfaat, firmware juga memiliki kelemahan seperti :

  • Kurangnya pembaruan secara otomatis. Hal ini dapat menyebabkan kegagalan dalam sistem operasi regulernya. Oleh sebab itu, pengguna harus memperbarui atau mengupgrade secara manual jika ada versi fimware terbaru yang telah dirilis.
  • Saat terjadi kesalahan ketika melakukan update, maka perangkat maupun fungsi yang ada di perangkat tersebut tidak berjalan atau yang paling fatal perangkat tersebut akan rusak total.
  • Dengan adanya penambahan fitur baru yang terus-menerus bertambah
  • Jika seiring update, maka memungkinkan adanya penambahan fitur baru yang akan membuat kinerja dari perangkat tersebut semakin berat.

Jenis-jenis Firmware

Berdasarkan dari perangkat keras itu sendiri, ada beberapa jenis-jenis firmware yaitu perangkat elektronik, komputer, dan firewall di router.

Alat Elektronik

  • Sistem pengaturan waktu dan kontrol pada mesin cuci
  • Sistem pengaturan suara dan video, serta daftar saluran TV
  • Chip EPROM yang digunakan dalam prosesor.

Komponen komputer

  • BIOS (Basic Input/Output System),firmware yang disimpan pada motherboard komputer yang dapat berinteraksi dengan perangkat keras dan dapat memeriksa kesalahan yang tidak diketahui oleh perangkat lunak.
  • UEFI (Unified Extensible Firmware Interface (UEFI), memiliki fitur safe boot untuk meningkatkan keamanan perangkat seperti komputer atau handphone.
  • Open Firmware, digunakan di komputer berbasis SPARC dari Sun Microsystems dan Oracle Corporation, komputer berbasis PowerPC dari Apple, dan komputer dari Genesi;
  • ARCS , yang digunakan di komputer dari Silicon Graphics;
  • Kickstart, yang digunakan di jajaran komputer Amiga ( POST , hardware init + Plug and Play konfigurasi otomatis periferal, kernel , dll);
  • RTAS (Run-Time Abstraction Services), digunakan di komputer dari IBM;
  • CFE (Common Firmware Environment)

Router dan firewall

  • LibreWRT, distribusi router perangkat lunak gratis 100% berdasarkan kernel Linux-libre
  • IPFire, distribusi firewall/router open-source berdasarkan kernel Linux
  • Fli4l, distribusi firewall/router open-source berdasarkan kernel Linux
  • OpenWrt, distribusi firewall/router open-source berdasarkan kernel Linux
  • M0n0wall, distribusi firewall yang tertanam dari FreeBSD.
  • NAS4Free, sistem operasi NAS open-source berdasarkan FreeBSD 9.1
  • Openfiler, sistem operasi NAS open-source berdasarkan kernel Linux

Perbedaan Firmware dan Software

Sebelum mengetahui Perbedaan firmware dan Software, Berikut ini adalah definisi dari software :

Software (perangkat lunak) adalah kumpulan dari serangkaian program, data dan instruksi yang diformat secara digital dengan fungsi tertentu, sehingga pengguna dapat berinteraksi dengan perangkat keras (hardware) untuk menjalankan tugas dan instruksi tertentu.

Berdasarkan dari definisi dan fungsi dari kedua istilah ini, maka sudah dapat dilihat perbedaan nya.

Agar lebih jelas, simak tabel perbedaan nya dibawah ini :

SoftwareFirmware
Bukanlah firmwareDapat berupa software
Digunakan untuk memberikan instruksi kepada hardwareDigunakan untuk mengontrol hardware
Dapat diganti secara bebas tanpa ada resiko yang akan mempengaruhi hardwareHanya dapat diupgrade ke versi terbaru
Kapasitas memori jauh lebih besarKapasitas memori lebih kecil
Pengguna dapat secara bebas memproses, mengganti, dan melakukan pembaruanHanya bisa diupgrade dan  tidak dapat langsung dirubah

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top