Framework : Definisi, Fungsi, dan jenis-jenisnya

Pada artikel kali ini, saya akan membahas tentang framework mulai dari pengertian, fungsi beserta jenis – jenisnya. Framework arti bahasa indonesianya adalah kerangka.  Framework adalah salah satu istilah yang sering muncul dalam dunia developer yang memiliki fungsi yang sangat besar bagi pengembangan kode program secara sistematis. Selain itu, fungsi framework dapat mengembangkan perangkat lunak dengan penyusunan kode secara terstruktur dan konsisten.

fungsi framework adalah

BACA JUGA : Pengenalan API (Application Programming Interface)

Apa Itu Framework?

Framework adalah kerangka program yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi berbasis desktop atau website dengan cara memudahkan developer dan programmer untuk mengembangkan kode program. Fungsi framework adalah agar kode program yalebih cepat serta tersusun dan terstruktur. Anda hanya perlu menyusun komponen-komponen pemrograman yang sudah jadi. Sehingga tidak perlu membuat berbagai fitur dari awal lagi.

Fungsi Framework

Ada lima fungsi framework yang dapat Anda ketahui di bawah ini:

1. Program Menjadi Lebih Terstruktur

Fungsi framework yang pertama adalah program Menjadi Lebih terstruktur. Program yang dibuat akan dimasukkan ke dalam setiap komponen sesuai dengan fungsi nya masing–masing. jenis framework ada yang menerapkan konsep MVC (Model View Controller) yang akan memudahkan developer untuk memisahkan antara logika dan view, salah satunya adalah laravel. Terdapat tiga komponen utama untuk mengembangkan website menggunakan model framework tersebut.

  • Model berfungsi untuk tempat atau wadah menampung kode program berupa algoritma pemrograman dan penghubung database aplikasi. Dapat dikatakan juga, model disini untuk menangani tugas back end
  • View berfungsi untuk menangani tugas front end atau sebagai wadah menampung kode program untuk membuat tampilan yang nantinya ditampilkan kepada customer / client.
  • Controller berfungsi untuk menghubungkan model dan view agar menjadi sebuah website secara keseluruhan.

Jadi, dengan adanya konsep MVC tersebut, kode program akan tersusun rapi serta mempersingkat kerja dari developer dan programer.

2. Mudah menemukan kode error dan bug

Ketika developer mengerjakan pengembangan aplikasi atau website, terkadang program yang akan ditulis di dalamnya malah semakin banyak sehingga proses debugging semakin lambat. Semakin banyak kode program yang dibuat,maka semakin banyak pula potensi error nya. Dengan adanya framework dapat dengan mudah menemukan kode yang perlu diperbaiki

3. Meringankan kinerja Developer

Dalam membuat sebuah aplikasi dapat dilakukan tanpa menggunakan bantuan framework, namun jika proyek yang ditangani dalam lingkup yang besar maka diharuskan untuk menggunakan bantuan framework. Fungsi Framework diciptakan untuk memudahkan kinerja dari developer dalam segi efisiensi waktu serta resource yang dibutuhkan. Framework sudah menyediakan kode berupa function dan class, jadi proses pembuatan software atau aplikasi akan menjadi lebih cepat. Anda cukup memanggil function atau class tersebut ke dalam kode program Anda.

4. Meningkatkan Keamanan aplikasi dan Web

Di dalam framework telah diidentifikasi oleh beberapa developer ahli dari berbagai negara. Framework juga terus diperbarui versinya untuk menawarkan fitur baru dan menangani bug sehingga meminimalisir celah keamanan framework.

5. Memudahkan Pemeliharaan dan Mempercepat pembuatan website

Funsi Framework lainnya adalah dapat memudahkan anda untuk melakukan pemeliharaan website. Salah satu contohnya adalah dapat mempermudah dveloper jika ingin menambahkan atau mengurangi beberapa fitur dari website. Sealin itu framework dapat mempercepat dalam proses pembuatan website dengan menggunakan komponen – komponen yang telah tersedia dalam framework. Sehingga, tidak perlu untuk menyusun ulang dari awal kode program.

Jenis-Jenis Framework untuk Web Development

Selain fungsi framework, disini saya akan menjelaskan jenis-jenis dari framework itu sendiri. Berikut ini merupakan beberapa jenis framework website meliputi CSS, JavaScript, dan PHP

1. Framework JavaScript

  • Vue.js

Walaupun terhitung pemain baru, Vue.js dengan cepat menjadi populer. Selain ringan dengan ukuran hanya 58KB saja, Vue.js juga sangat sederhana dan memiliki keamanan yang baik.

  • React.js 

Ringan dan sangat cocok digunakan untuk mengembangkan website besar. Memiliki segudang fitur canggih seperti reusable component dan declarative yang memudahkan Anda.

  • Angular.js

Sangat direkomendasikan untuk pemula. Terutama bagi Anda yang ingin mengembangkan website dengan konsep Rich Internet Application (RIA) atau Single Page Application (SPA).

  • Ember.js

Mempunyai kecepatan dan performa kodenya yang mumpuni. Ember.js juga banyak plugin yang bisa meningkatkan kinerja lebih baik lagi.

  • Backbone.js

Memiliki beberapa fitur menarik bagi developer. Salah satunya adalah RESTful JSON yang memungkinan website Anda berkomunikasi dengan bahasa pemrograman lainnya. 

  • Node.js

Framework yang memungkinan Anda menjalankan JavaScript dari server. Node.js memiliki pustaka server sendiri sehingga Anda tak perlu menggunakan program web server dari luar.

2. Framework CSS

Berikut merupakan beberapa kerangka kerja dari CSS.

  • Bootstrap 

Merupakan framework CSS terpopuler yang mempunyai segudang fungsi dengan elemen desain yang responsif dan user friendly. Selain itu, framework ini menyediakan tampilan yang responsive ketika diakses melalui ponsel.

  • Foundation

Menggunakan sistem open-source berbasis SASS, Foundation menawarkan elemen yang fleksibel, modern, dan kaya akan kustomisasi. Foundation juga menyediakan template siap pakai.

  • Bulma

Penggunaannya mudah, open-source dan responsif sehingga bisa bekerja optimal di berbagai perangkat. walaupun pendatang baru, tapi Bulma sudah cukup populer.

  • Semantic UI

Fokus kepada penggunaan human-friendly HTML, sehingga memudahkan Anda. Selain itu, menyediakan 3000+ variabel tema dengan 50.000+ komponen UI.

  • UIKit

Cocok bagi Anda yang ingin desain serba minimalis, tapi tetap membuatnya berkelas dan elegan.

  • Materialize CSS
    Framework yang dirancang oleh Google dengan fungsi untuk menghasilkan elemen dan fitur berkualitas, serta desain unik anti-mainstream. Selain itu, Materialize CSS juga responsif dan mempunyai kompatibilitas yang baik.
  • Miligram 

Mempunyai ukuran hanya 2KB saja, Miligram menawarkan desain website yang mudah, cepat, dan bersih.

  • PureCSS 

Rangkaian modul CSS nya cocok digunakan untuk segala jenis project. 

  • Skeleton

Walaupun hanya memiliki 400 baris jenis kode, tapi Skeleton bisa menghasilkan desain yang kompleks dan responsif.

  • Tailwind

Mempunyai CSS libraries yang mudah di kostumisasi membuat Anda bisa menghasilkan UI yang cepat dan praktis.

3. Framework PHP

  • Laravel

Framework PHP terpopuler di dunia. Laravel mempunyai sintaks yang elegan, rapi, dan ringkas. 

  • CodeIgniter

Sangat cocok bagi Anda yang baru belajar PHP framework, karena codeIgniter mudah dipahami dan mempunyai dokumentasi lengkap.

  • Symfony

Menawarkan fitur bundle dan komponen. Sehingga Anda bisa mengambil sebagian fungsi PHP, atau keseluruhan secara langsung.

  • Yii

Mempunyai konfigurasi cukup mudah dengan performa dan tingkat keamanan yang baik.

  • Zend

Cocok digunakan bagi Anda yang sudah mengerti dasar-dasar PHP, karena Zend digunakan untuk pengembangan website enterprise yang kompleks.

  • CakePHP

Menawarkan kumpulan library yang berisi banyak komponen.

  • Phalcon

Mempunyai performa yang lebih konsisten dibanding framework CSS lain. 

  • FuelPHP

Framework PHP yang cukup ringan dan mendukung template parsing, powerful ORN, dan fitur-fitur lainnya yang memudahkan Anda.

  • Fat Free

Merupakan satu-satunya framework yang mengusung tema mikro. Memiliki berbagai fitur seperti kompresi CSS, pemrosesan gambar, validasi data, dan masih banyak lainnya.

  • Aura

Mempunyai seperangkat libraries yang bisa Anda integrasikan dengan project apapun. Selain itu, setiap librariesnya juga tidak memilikid depencies sehingga sangat fleksibel.

Kesimpulan Fungsi Framework

  1. Framework adalah platform dengan fungsi untuk membuat dan mengembangkan website atau aplikasi. Dengan adanya framework, Anda bisa membuat website atau aplikasi dengan lebih cepat dan aman.
  2. Khusus untuk pengembangan website, framework terbagi menjadi tiga yaitu : framework CSS, JavaScript, dan PHP.
  3. Framework dapat dikerjakan baik dari sisi client maupun server.
  4. Penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, baik itu untuk perusahaan maupun organisasi.
  5. Fungsi framework yang paling penting adalah agar kode program yang dibuat lebih terstruktur, serta memudahkan dalam pemeliharaan.

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top