Pengenalan instrumentasi elektronika Industri

Pengertian Instrumentasi Industri

Instrumentasi adalah suatu peralatan atau peranti (device) yang banyak dipakai pada dunia industri untuk pengukuran dan pengendalian dalam suatu sistem yang lebih kompleks.

instrumentasi industri adalah

secara umum instrumentasi mempunyai beberapa fungsi utama yaitu sebagai alat pengukuran, alat analisis, kendali, maupun sebagai perekam terhadap suatu peralatan

Dalam bidang industri, pengetahuan dasar instrumentasi sangat penting terutama untuk proses pengukuran dan pengendalian / kontrol.Adapun pemakaian instrumen antara lain:

  • Topografi, Eksplorasi, Pengeboran.
  • Eksplotasi, Produksi.
  • Pengolahan, Pemasaran.
  • Rumah Sakit, Laboratorium

Instrumentasi elektronika pada Industri

Dalam sebuah industri penggabungan ilmu instrumentasi dengan elektronika sangat dibutuhkan. Hal ini karena pengetahuan elektronika sangat diperlukan untuk mendukung sistem pengukuran dan pengontrolan instrumentasi dari industri yang dikendalikan.

instrumentasi elektronika merupakan cabang ilmu/ rekayasa yang menggabungkan antara pengetahuan elektronika dan instrumentasi yang diperlukan dalam suatu industri. Pada umumnya, peralatan pengukuran atau alat pengukur secara elektronik ini merupakan bagian dasar instrumentasi yang dipakai pada hampir semua bidang industri.

Bentuk variable fisis (fisika) dan kimia yang dipakai untuk dasar kendali dalam bidang instrumentasi ini meliputi:

  • suhu / temperatur
  • tekanan
  • kecepatan aliran
  • ketinggian cairan / level
  • konduktifitas
  • kepadatan benda dan kekentalan (viskositas)

Contoh penggunaan Instrumentasi pada Industri

Contoh dari instrumentasi sebagai alat analisis banyak dijumpai di bidang kimia misalnya PH meter, conduct meter, turbidity meter,dll.

Baca juga : pengukuran level zat cair pada tangki

sementara contoh instrumentasi berfungsi untuk alat kendali banyak ditemukan dalam bidang elektronika, industri dan pabrik-pabrik. Sistem pengukuran, analisis dan kendali dalam instrumentasi ini bisa dilakukan secara manual (hasilnya dibaca dan ditulis tangan), tetapi bisa juga dilakukan secara otomatis dengan menggunakan komputer (sirkuit elektronik).

Dasar dasar Kalibrasi Pada Instrument elektronika pada industri

Instrumen-instrumen ukur dipakai untuk mendapatkan informasi mengenai kuantitas dan kualitas ciri-ciri fisik dalam mengontrol suatu proses. Kontrol yang lebih ketat membutuhkan pengukuran yang lebih akurat. Beberapa istilah yang sering dipakai dalam sistem pengukuran adalah sebagai berikut :

Proses Variabel

Proses variabel adalah besaran pisik atau besaran kimia karena berbagai pengaruh proses. Tekanan, temperature, flow dan level adalah variabel phisik; sedangkan kandungan oksigen dan nilai pH adalah variabel-variabel kimia.

Range

Range adalah mengambarkan batasan sinyal yang berhubungan dengan instrumen input ataupun instrumen output. Batasan sinyal terendah dari suatu sinyal input adalah kuantitas instrumen terendah yang diukur, sedang batasan maksimumnya adalah nilai tertinggi. Sebagai contoh, suatu proses mempunyai batas atau range tekanan dari 100 kPa sampai 500 kPa. Maka alat instrumenasi proses ini tidak dapat digunakan untuk mengukur nilai dibawah 100 kPa atau diatas 500 kPa.

Zero

Nilai terendah suatu sinyal input atau sinyal output disebut zero, meskipun nilainya tidak nol. Sebagi contoh, range input transmiter tekanan mungkin 0 – 1000 kPa sedang range outputnya 20 sampai 100 kPa. Dari sini, nilai zero sinyal output digambarkan dengan 20 kPa. Transmiter temperatur dapat mengukur temperatur anatara 50oC dan 120 oC, sedang nilai outputnya bervariasi dari 20 sampai 100 kPa. Dalam hal ini, nilai zero pada range input dan output masing-masing adalah 50 oC dan 20 kPa.

Span

Didefinisikan sebagai adalah selisih aljabar antara nilai range teratas dengan nilai range terendah. Pada suatu instrumen, Span input dan output berhubungan langsung dengan range input ataupun range outputnya.

Error

Error adalah selisih antara nilai yang diukur dengan nilai yang sebenarnya. Sebagai contoh, jika pressure gage menunjukkan 216 kPa ketika tekananya nyatanya 220 kPa,maka errornya adalah – 4kPa.

Linieritas

Linieritas menggambarkan kedekatan hubungan antara input dengan output dari suatu instrument yang digambarkan seperti sebuah garis lurus ; hal tersebut adalah, sebuah gris lusrus dari 0% input dan 0% output sampai 100% input dan 100% output. Jika hubungan ini menyimpang maka timbul ketidak linieran. Ketidak linieran output biasanya dinyatakan dalam persentase skala penuh atau full scale output.

Akurasi

didefinisikan sebagai kedekatan antara pengukuran atau output yang menggambarkan nilai nyata. Akurasi biasanya dinyatakan dengan persentase span.

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top