Apa Itu Mangle Pada Mikrotik ?

Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas Mangle di mikrotik. Adapun pembahasannya meliputi pengertian, fungsi, jenis-jenis mark, parameter dan cara setting mangle dimikrotik. Langsung saja mari kita mulai dengan Apa Itu Mangle Pada Mikrotik ?

Pengertian dan fungsi Mangle pada mikrotik

Mangle pada mikrotik merupakan salah satu fitur yang ada menu firewall. Fungsi dari mangle adalah untuk menandai (marking ) sebuah koneksi atau paket data, sehingga paket data tersebut memiliki identitas tersendiri di router.

Baca Juga : Pengenalan Mikrotik : Definisi, Fungsi, Jenis, Fitur, Tipe, Arsitektur dan Lisensi

Mangle bisa difungsikan pada fitur lain seperti pada routes, pemisahan bandwidth pada queues, filter rules, dan NAT. Marking pada mangle hanya dapat digunakan pada router yang sama dan tidak dapat dibaca oleh router lain.

Jadi mangle adalah adalah suatu cara untuk menandai paket data agar bisa diatur oleh fitur Mikrotik yang lain. Mangle pada mikrotik dapat di implementasikan untuk melakukan, routing, management bandwidth, modifikasi paket, dan loadbalance. Proses pembacaan rule mangle dilakukan dari urutan pertama ke bawah. Marking ini hanya bisa digunakan pada router yang  sama dan tidak terbaca di router lain

Jenis penandaan (Mark) dan parameter mangle

Ada beberapa jenis penandaan (Mark) yang ada pada Mangle yaitu

  • Packet Mark (Penandaan Paket), digunakan untuk menandai 1 koneksi baik itu untuk request maupun response
  • Connection Mark (Penandaan Koneksi), digunakan untuk menandai setiap paket yang melewati router dan juga menandai traffic Request maupun Response.
  • Routing Mark (Penandaan Routing), digunakan untuk pemilihan jalur routing, misalnya anda menggunakan 2 IS,P maka anda dapat menentukan ISP mana yang akan digunakan setiap client menggunakan marking ini.

Parameter mangle pada mikrotik

Secara default parameter mangle terbagi menjadi beberapa chain, yaitu :

  • Chain Input digunakan untuk menandai trafik yang masuk menuju ke router mikrotik dan hanya bisa memilih In. Interface saja.
  • Chain Output, untuk menandai trafik yang keluar melalui router mikrotik dan hanya bisa memilih Out. Interface saja.
  • Chain Forward digunakan untuk menandai trafik yang keluar masuk melalui router dan dapat memilih In dan Out Interface.
  • Chain Prerouting digunakan untuk menandai trafik yang masuk menuju dan melalui router (trafik download). Chain ini hanya bisa memilih Out. Interface saja.
  • Chain Postrouting digunakan untuk menandai trafik yang keluar dan melalui router (trafik upload) dan hanya bisa memilih In. Interface saja.

Berdasarkan dari beberapa chain diatas, maka kita dapat menandai trafik paket data serta koneksinya berdasarkan protocol dan port destination yang sudah ada di fitur Mangle mikrotik.

Baca juga : Cara Menghubungkan Mikrotik Ke Internet

Untuk lebih jelas, berikut salah satu contoh settingan dalam mengimplementasikan fitur Mangle mikrotik.

Konfigurasi firewall filter dengan mangle

Firewall filter dengan mangle berfungsi agar semua komputer Client tidak dapat melakukan koneksi ke router untuk semua protocol. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

  • Login ke mikrotik menggunakan winbox.
  • Masuk ke menu IP > Firewall > Address List.
  • Tambahkan nama dan blok IP address LAN, misalnya 192.168.14.0/24.
Mangle pada mikrotik
  • Pada tab Mangle klik “+” untuk menambahkan New Mangle Rule 
  • Pada tab General, pilih ”input” pada kolom Chain.
Mangle pada mikrotik
  • Pindah ke tab Advanced, pilih nama pada Src. Address List, pada contoh ini Namanya adalah “internet”.
  • Pindah ke tab Action, pilih mark connection pada kolom Action,
  • isikan “filter” pada kolom New Connection Mark.
Mangle pada mikrotik
  • Agar ”address list” tidak dapat melakukan koneksi ke router, masuk kembali ke menu IP > Firewall.
  • Pada tab Filter Rules klik tanda “+” untuk menambahkan New Firewall Rule.
  • Pada tab General, pilih ”input” pada kolom Chain.
  • Pindah ke tab Action, pilih “drop” pada kolom Action.

Lakukan pengetesan dengan cara test PING ke arah gateway LAN dan IP WAN router mikrotik.

Jika dan hasilnya RTO (request time out), maka konfigurasinya sudah berhasil.

Begitulah pembahasan mengenai Mangle di mikrotik mulai dari meliputi pengertian, fungsi, jenis-jenis mark, parameter dan cara setting. Jika bermanfaat silahkan di share. Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top