Memasang Sensor Infrared Proximity Dengan Arduino

Memasang Sensor infrared Proximity dengan Arduino – Sensor IR infrared Proximity merupakan salah satu jenis sensor cahaya yang dapat digunakan untuk project arduino. Sensor ini merupakan sebuah chip detektor inframerah digital yang di dalamnya terdapat fotodiode dan penguat (amplifier) dengan output berupa keadaan HIGH atau LOW. Dalam tutorial ini saya akan menunjukkan langkah demi langkah bagaimana menghubungkan sensor infrared proximity ini dengan mikrokontroler Arduino

Pinout Sensor IR infrared Proximity dan fungsinya

Fungsi dari Sensor IR infrared Proximity ini yaitu dapat digunakan dalam berbagai jenis aplikasi seperti penginderaan, deteksi warna, deteksi kebakaran, penginderaan garis, dan juga sebagai sensor encoder dan lain-lain. Adapun bentuk dan konfigurasi Pin Sensor IR infrared Proximity jenis TSOP bisa dilihat pada gambar dibawah ini.

Sensor infrared Proximity Arduino

Fitur dan Spesifikasi

Sensor inframerah jenis TSOP (TEMIC Semiconductors Optoelectronics photomodules) memiliki fitur dan spesifikasi sebagai berikut :

Fitur :

  • Menggunakan Fotodioda sebagai IR Receiver (penerima sinar inframerah)
  • Menggunakan rangkaian Penguat LM393
  • Output aktif rendah,
  • Konsumsi daya rendah dengan rentang deteksi yang lumayan jauh
  • Mendukung logika TTL dan CMOS.
  • Filter frekuensi 30-56 kHz

Spesifikasi :

  • Tegangan input: 3 – 5 V
  • Konsumsi arus: 43mA
  • Ukuran modul: 3.2 cm X 1.4 cm
  • Jarak deteksi 2 cm – 40 cm

Prinsip Kerja Sensor infrared Proximity

Prinsip kerja dari Sensor infrared Proximity yaitu sensor mengeluarkan output digital 5VDC ketika ada objek di depan sensor. Jika HC-SR04 memakai sinar ultrasonik, maka Sensor infrared Proximity ini kita memakai sinar inframerah., Jika detektor inframerah (TSOP) menerima frekuensi carrier, maka pin keluarannya akan berlogika 0. Sebaliknya, jika tidak menerima frekuensi carrier tersebut, maka keluaran detektor inframerah (TSOP) akan berlogika 1.

Cara kerja sensor ini ketika ada objek menghalangi sensor pada jarak tertentu (mulai dari 2cm sampai 30cm). Objek ini akan memantul cahaya infrared dari IR transmitter, dan ditangkap oleh sensor receiver (berupa photodioda).

Begitulah penjelasan singkat mengenai Sensor IR infrared Proximity ini. Sekarang kita akan belajar cara memasang Sensor infrared Proximity dengan Arduino.

Komponen Sensor infrared Proximity Arduino

Dalam project ini saya menghubungkan buzzer sebagai output dari alat yang akan dibuat. hal ini juga untuk memastikan apakah hasil rancangan dan program kita dapat berjalan dengan baik. Adapun komponen yang digunakan adalah sebagai berikut.

  • Arduino Uno R3
  • Kabel USB
  • IR Proximity Sensor
  • BreadBoard
  • Kabel jumper
  • Buzzer aktif 5V

Diagram rangkaian Sensor infrared Proximity Arduino

Berikut ini merupakan gambar diagram rangkaian dari Sensor infrared Proximity Arduino. pada gambar dibawah ini juga saya jelaskan tiap-tiap dari jalur pengkabelannya agar mudah dipahami bagi para pembaca yang mengikuti tutorial pada project kali ini.

Sensor infrared Proximity Arduino

Keterangan jalur pengkabelan :

Jalur kabel sensor IR Ke board Arduino

  • VCC – Ke VCC Arduino.
  • GND – Ke GND Arduino.
  • Output – Ke Pin 3 Arduino.

Jalur kabel Buzzer Ke board Arduino

  • Kabel Hitam – Ke GND Arduino.
  • Kabel Merah – Ke Pin 2 Arduino.

Cara memasang Sensor infrared Proximity (IR) dengan Arduino

Ikuti langkah-langkah dibawah ini secara beraturan !

  1. Rangkailah semua komponen seperti rangkaian dan keterangan diatas.
  2. Hubungkan Arduino ke komputer atau laptop menggunakan Kabel USB
  3. Buka Software Arduino IDE. Jika belum ada, Anda bisa download DISINI
  4. Lalu masukkan kode programnya yang telah saya sediakan dibawah !
  5. Setelah itu Upload kode program tersebut seperti tampak gambar dibawah ini.

Kode program

Silahkan copy pastekan kode program berikut ke dalam arduino IDE.

int Buzzer = 2;
int IRsensorpin = 3
int IRsensor = HIGH;
void setup() {
 pinMode(Buzzer, OUTPUT);
 pinMode(IRsensor, INPUT);
 Serial.begin(9600);
}
void loop() {
 IRsensor = digitalRead(IRsensorpin);
 if (IRsensor == LOW) {
 Serial.println("ada benda didepan!!");
 digitalWrite(Buzzer, HIGH);
 } else {
 Serial.println("didepan kosong");
 digitalWrite(Buzzer, LOW);
 }
 delay(200);
}

Penjelasan Program

Program diatas akan membaca nilai 1 atau 0 pada Output sensor IR proximity. Jika tidak ada objek di depan sensor atau jarak benda tersebut tidak terjangkau oleh transmitter pada sensor, maka tidak ada pantulan cahaya. Pada kondisi ini buzzer tidak aktif atau LOW. Sebaliknya jika ada objek yang dipantulkan, maka receiver mendapatkan sinar pantulan sehingga memberikan signal ke Buzzer. Pada kondisi ini buzzer akan Aktif. Potensiometer yang terdapat pada sensor adalah untuk mengatur seberapa jauh atau dekat objek yang bisa dideteksi.

Pada gambar diatas merupakan hasil dari rancangan dari penggunaan Sensor infrared Proximity Arduino. Untuk video nya nanti akan menyusul karena tidak sempat meluangkan waktu untuk konten youtube lagi. Alasannya karena banyak yang nonton tapi tidak subsribe keterbatasan waktu dan passion untuk membuat video sudah berkurang.

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top