Sensor TDS Arduino

Sensor/Meter TDS Analog untuk Arduino adalah Kit Pengukur TDS yang kompatibel dengan Arduino untuk mengukur nilai TDS air, untuk mencerminkan kebersihan air. TDS meter dapat diterapkan untuk air domestik, hidroponik dan bidang pengujian kualitas air lainnya.

Sensor TDS Arduino

Sensor tds ini mendukung input tegangan lebar 3.3 ~ 5.5V, dan output tegangan analog 0 ~ 2.3V, yang membuatnya kompatibel dengan sistem atau papan kontrol 5V atau 3.3V. Sumber eksitasi adalah sinyal AC, yang secara efektif dapat mencegah probe dari polarisasi dan memperpanjang umur probe, sementara itu, meningkatkan stabilitas sinyal output. Probe TDS tahan air, dapat direndam dalam air untuk pengukuran waktu yang lama.

Perhatian:

1. probe tidak dapat digunakan dalam air di atas 55 derajat celcius.

2. Probe tidak boleh dibiarkan terlalu dekat dengan tepi wadah, jika tidak maka akan mempengaruhi pembacaan.

3. Kepala dan kabel probe tahan air, tetapi konektor dan papan pemancar sinyal tidak tahan air. Tolong hati-hati.

BACA JUGA : Login Komputer Windows Menggunakan RFID

Apa TDS Meter ?

TDS (Total Dissolved Solids) Meter adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur partikel yang ada pada larutan air yang tidak dapat dilihat oleh mata telanjang. Air organik merupakan air yang sama sekali tidak memiliki kandungan dan unsur kimia selain H2O. Unsur kimia tersebut dalam air mineral tersebut tidak mengandung unsur mineralanorganik, diantaranya adalah merkuri, frrum, dan alumunium. Untuk cara mengukur partikel tersebut yaitu dengan TDS meter setiap satuan ppm.

Fungsi Sensor TDS Arduino

TDS meter ini digunakan sebagai alat cek kemurnian air dan kadar mineral yang ideal untuk semua aplikasi pemurnian air seperti pengecekan air minum isi ulang, air reverse osmosis, air PAM, air destilasi, air aki, air tanah, air limbah regulasi, air sadah, budidaya hidroponik, dan koloid perak.

SPESIFIKASI

  • Gravitasi: Analog TDS Sensor/Meter untuk Arduino TECH SPECS
  • Papan Pemancar Sinyal
  • Tegangan Input : 3.3 ~ 5.5V
  • Output Tegangan : 0 ~ 2.3V
  • Tegangan kerja : 3 ~ 6mA
  • Rentang Pengukuran TDS: 0 ~ 1000ppm
  • Akurasi Pengukuran TDS: ± 10% F.S. (25 )
  • Ukuran Modul: 42 * 32mm
  • Antarmuka Modul: PH2.0-3P
  • Antarmuka Elektroda: XH2.54-2P

Wiring Diagram Sensor TDS Arduino

Kode Program

#include <EEPROM.h>
#include "GravityTDS.h"
#define TdsSensorPin A1
GravityTDS gravityTds;
float temperature = 25,tdsValue = 0;
void setup()
{
    Serial.begin(115200);
    gravityTds.setPin(TdsSensorPin);
    gravityTds.setAref(5.0);  //reference voltage on ADC, default 5.0V on Arduino UNO
    gravityTds.setAdcRange(1024);  //1024 for 10bit ADC;4096 for 12bit ADC
    gravityTds.begin();  //initialization
}
 
void loop()
{
    //temperature = readTemperature();  //add your temperature sensor and read it
    gravityTds.setTemperature(temperature);  // set the temperature and execute temperature compensation
    gravityTds.update();  //sample and calculate
    tdsValue = gravityTds.getTdsValue();  // then get the value
    Serial.print(tdsValue,0);
    Serial.println("ppm");
    delay(1000);
}

Setelah mengupload sample code, buka serial monitor Arduino IDE. Kemudian masukkan probe TDS ke dalam air, dan aduk perlahan. Setelah itu tunggu hingga pembacaan stabil, dan Anda akan mendapatkan nilai TDS air.

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top