Belajar Nodejs 10# – Cara Menggunakan file ENV (Environment Variable)

Apa itu Environment Variable

Environment Variable atau disebut juga dengan variabel env merupakan variabel dinamis pada komputer yang dapat diakses oleh sebuah program. Environment Variabel ada di setiap komputer. Di nodejs, Environment Variable atau variabel Env dapat dibuat sendiri secara manual.

Pada sistem operasi Windows, Variabel Env dapat dilihat dari Control panel->System>Advance system settings>Advanced

Variabel Env Nodejs

Membuat Variabel Env di Nodejs

Pada nodejs, Kita bisa membuat sendiri Variabel env. Perbedaan dari Variabel Env bawaan dengan membuat sendiri adalah Variabel env buatan sendiri hanya bersifat sementara, dan hanya akan ada saat program dieksekusi. Sedangkan variabel env bawaan dari sistem operasi akan selalu ada. Karena ia dibuat saat komputer dinyalakan (booting/startup).

Untuk membuat dan melihat isi Variabel Env nodejs dari CMD pada sistem operasi Windows, kita bisa gunakan perintah echo dan set.

Contoh:

// membuat variabel baru
set SITE_NAME=praktek otodidak

// mencetak isi variabel
echo %SITE_NAME%

Keterangan :

SITE_NAME adalah nama variabelnya. Lalu saat kita ingin mencetak isinya, kita gunakan perntah echo dengan nama variabel diapit dengan simbol persen (%).

Variabel Env Nodejs

Sedangkan untuk membuat dan melihat isi Variabel Env nodejs pada sistem Linux dan Unix,  kita bisa gunakan perintah echo dan export.

Contoh:

export SITE_NAME="praktek otodidak"
echo $SITE_NAME

Keterangan :

Kita menggunakan perintah export untuk membuat variabel baru dan echo untuk menampilkannya. Saat kita ingin mencetak variabel SITE_NAME, di sana kita menggunakan simbol dolar di depannya ($). Ini merupakan aturan yang berlaku di sistem operasi Linux dan Unix.

Mengakses Variabel Env dari Nodejs

Kita dapat mengakses variabel environtment pada Nodejs melalui objek process. Ini merupakan objek global di Nodejs yang bisa diakses dari program mana saja, tanpa harus mengimpornya dengan fungsi require(). Objek process memiliki properti env yang berisi semua variabel environment yang ada di komputer.

Contoh :

1. Buatlah file baru dengan nama baca_env.js, lalu isi dengan kode berikut:

var username = process.env.USERNAME;
var password = process.env.PASSWORD;

console.log("username anda: " + username);
console.log("password anda: " + password);

Keterangan :

Pada kode di atas, kita mencoba mengakses variabel USERNAME dan PASSWORD. Variabel env ini belum ada di komputer

2. Setelah itu buatlah variabelnya dengan perintah export (di Linux/Unix) atau set (di Windows)

// Membuat variabel env di Linux:
export USERNAME="praktekotodidak"
export PASSWORD="12345"

// Membuat variabel env di Windows:
set USERNAME= praktekotodidak
set PASSWORD=12345

3. Setelah membuat variabel env, sekarang coba eksekusi programnya

Variabel Env Nodejs

kita tidak harus selalu membuat variabel env saat eksekusi, variabel env cukup dibuat sekali saja. Tapi, kalau nanti Terminal atau CMD-nya ditutup, maka variabel tersebut akan hilang. Oleh sebab itu, kita bisa Membuat Env Variable dari Nodejs terlebih dahulu.

Contoh lain :

Buatlah file javascript baru bernama buat_env.js di dalam objek process.env.

process.env.APP_VERSION = "1.2.1";
process.env.APP_NAME = "Belajar Variabel env di Nodejs";

console.log("Variabel env pada Nodejs sudah dibuat!");

console.log("APP_VERSION = " + process.env.APP_VERSION);
console.log("APP_NAME = " + process.env.APP_NAME);

Keterangan :

Pada kode program di atas, kita membuat dua buah variabel env dengan nama APP_VERSION dan APP_NAME. Variabel env hanya akan ada saat program dieksekusi, jadi saat kita ingin mencetaknya dengan fungsi echo maka variabel env-nya tidak ada lagi. Hal ini karena sudah dihapus dari memori.

Untuk menghindari masalah ini, kita bisa selesaikan dengan Menggunakan File .env

Menggunakan File .env di Nodejs

File .env (dotenv) merupakan File yang berisi deklarasi atau pembuatan variabel env yang nantinya dapat kita load dari Nodejs. File ini berfungsi untuk menyimpan variabel env. Agar dapat menggunakan file .env, kita membutuhkan modul dotenv. Modul ini nanti akan membantu kita untuk me-load semua variabel yang ada di file .env.

Contoh :

1. instal modul dotenv ke dalam project dengan perintah:

npm install dotenv

2. Setelah itu, buat file baru dengan nama dotenv.js dengan isi sebagai berikut:

// load semua variabel env dari file .env
require('dotenv').config();

// mencetak variabel env
console.log("HOST: " + process.env.DB_HOST);
console.log("USER: " + process.env.DB_USER);
console.log("PASS: " + process.env.DB_PASS);
console.log("NAME: " + process.env.DB_NAME);

Keterangan :

require(‘dotenv’).config(); Saat baris ini dieksekusi, maka semua variabel yang ada di dalam file .env akan di-load ke dalam program atau memori.

Method config() sebenarnya bisa juga diberikan parameter untuk menentukan file .env secara spesifik.

3. Lalu, buat file .env dengan isi sebagai berikut:

DB_HOST=localhost
DB_USER=praktekotodidak
DB_PASS= praktekotodidak
DB_NAME=belajar-env

4. Setelah itu, coba eksekusi program dotenv.js.

Catatan :

Jika anda menggunakan Git, maka masukkan file .env nya ke dalam .gitignore. hal ini agar file tidak ikut direkam oleh Git. Setelah itu file .env juga tidak perlu di-upload saat anda ingin meng-hosting aplikasi ke server.

Begitulah cara Menggunakan variabel Env atau Environment Variable di nodejs. Silahkan dishare artikel ini jika bermanfaat dan jangan lupa baca juga artikel mengenai Nodejs selanjutnya yaitu : Belajar Nodejs 11# Cara aman mengirim Email menggunakan API Gmail, Nodemailer, SMTP, dan OAuth2

Tinggalkan Balasan

Ads Blocker Image Powered by Code Help Pro

Pemblokir Iklan Terdeteksi!!!

Kami mendeteksi bahwa Anda menggunakan ekstensi untuk memblokir iklan. Silahkan menonaktifkan pemblokir iklan ini. Lalu refresh halaman ini untuk membuka konten ini !!!

Scroll to Top